Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE)

Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE)

Perubahan di tataran konseptual (paradigma) memberikan implikasi pada tataran praktis dlm perencanaan dan pelaksanaan program komunikasi untuk pembangunan (komunikasi pembangunan). Beberapa istilah pada tataran praktis;

  • —  Kampanye Komunikasi (Public Communication Campaign),
  • —  Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) atau Information, Education and Communication (IEC)

Konsep yang mempengaruhi KIE

—  Bidang pemasaran (ekonomi); pemasaran sosial

—  Belakangan pengaruh Sosiologi makin kuat; mobilisasi sosial, advokasi sosial, dan lain-lain

KIE di negara berkembang dipengaruhi oleh pengalaman Kampanye Komunikasi di Amerika. Akan tetapi berbeda pendekatan karena latar belakang sosial khalayak yang berbeda. Masyarakat Amerika lebih maju; permasalahan sosial dan media komunikasinya berbeda.

KKP (Kampanye Komunikasi Publik) banyak menggunakan media-media interaktif dan menggunakan media yang lebih canggih. Negara berkembang basis utamanya komunikasi interpersonal. Kampanye Komunikasi di Amerika terutama digunakan untuk mengubah pengetahuan, sikap, dan perilaku public.

Rice dan Atkin (2001): pendekatan-pendekatan baru dalam Kampanye Komunikasi diantaranya adalah; strategi kemitraan dengan komunitas, penggunaan media interaktif, strategi pendidikan-hiburan (edutainment).

Di negara berkembang strategi kemitraan banyak digunakan dalam pengembangan masyarakat. Indonesia mengadopsi KIE dalam program Keluarga Berencana dan Kesehatan (BKKBN dan Depkes). Belakangan diterapkan di Departemen Kelautan dan Perikanan, Departemen Pertanian, dan Kementerian Perumahan dan Permukiman. Beberapa LSM dan swasta juga menerapkan hal yang sama

Sejarah Kampanye Komunikasi di Indonesia

—  Sejak era penjajahan sampai kini, Kampanye Komunikasi  banyak digunakan sebagai alat untuk merubah pengetahuan, sikap, dan perilaku publik

—  Tantangan yang dihadapi adalah mengatasi atau merespon ketidakpercayaan publik (public distrust); issue-issue publik (episodic issues), dan literacies issues (Paisley, 2001)

TANTANGAN CONTOH
PUBLIC DISTRUST TERHADAP AGEN PUBLIK, PERUSAHAAN, PERBURUHAN DLL; BAHAYA PESTISIDA, BAHAYA MANIPULASI, PERANG VIETNAM, DAN SKANDAL WATERGATE
EPISODIC ISSUES Vietnam (1960-an),desegregasi (1960-an),

energi (1970),

apartheid (1980-an),

minuman keras (1980-an),

pelecehan seksual dan

gay/lesbi (1990-an)

LITERACIES ISSUES kesadaran teknologi (1982),kesadaran seksual (1990),

kesadaran ekologi (1992),

kesadaran kesehatan (1995) dan kesadaran multikultural (1991)

Issue-issue di Indonesia (satu dekade terakhir)

  • —  Kepedulian terhadap sesama (saat menghadapi krisis)
  • — Perdamaian atau resolusi konflik
  • — Kesadaran berpolitik
  • — Gender
  • —  Kepedulian terhadap pendidikan anak-anak, dan lain-lain

Perkembangan Program KIE sbg bentuk praktis komunikasi pembangunan

Semula praktisi KIE melihat  Keberha-silan KIE ditinjau dari Penggunaan beragam teknik dan media komunikasi saja (KKP). Kemudian MC Kee (1997): untuk menunjang keberhasilan Program KIE dilakukan secara sistematis dan menjangkau berbagai segmen khalayak secara terpadu.

Mengawinkan mobilisasi sosial yang didasarkan pada konsep sosiologi dengan pemasaran sosial yang bersifat terencana serta sistematis

Pemasaran Sosial

  • —  Tahun 1960-an ahli-ahli pemasaran berpendapat bahwa teori pemasaran dapat diterapkan untuk program-program sosial
  • —  Pada pertengahan 60-an diterapkan pada program perbaikan gizi di India
  • —  Tahun 1967 telah diterapkan pada program KB di India
  • —  Tahun 1970-an unsur-unsur pemasaran sosial diterapkan dalam masalah-masalah sosial seperti penggunaan narkoba, kanker, dan penyakit  jantung
  • —  Negara berkembang: gizi, imunisasi, diare, kependudukan
  • —  Pada pemasaran sosial, pertukaran terjadi antara “agen pembangunan” (pemerintah, LSM) dan khalayak.
  • —  Terdapat segmentasi khalayak bdsk umur, pendapatan, gender, kelas sosial dan gaya hidup
  • —  Termasuk sikap terhadap issue tertentu

Pengalaman Amerika dgn Pemasaran sosial (melalui KKP)

  • —  Merokok
  • —  Alkoholisme
  • —  Penggunaan sabuk pengaman
  • —  Perlindungan hutan
  • —  Penyakit jantung (dianggap paling berpengaruh atau berhasil)

Konsep dasar Pemasaran Sosial

—  Konsep pemasaran sosial diterima kalangan ahli komunikasi pembangunan, karena pendekatan ini mempunyai tahapan-tahapan yang sistematis dan berguna dalam kegiatan perencanaan program komunikasi (Mc Kee, 1997)

—  Di lain pihak, sejalan dengan paradigma pemberdayaan, ahli komunikasi pembangunan memandang penting penerapan prinsip “partisipasi komunitas”

—  Perencanaan Pemasaran sosial terutama dilakukan oleh organisasi penyelenggara program KIE

Partisipasi komunitas

Kritik terhadap pemasaran social

Argumen:

Pendekatan pemasaran sosial dinilai memenuhi kebutuhan yang diekspresikan oleh konsumen dengan cara-cara manipulatif

Kontra  argumen:

—  Pemasaran merupakan upaya mengungkapkan permintaan yang belum terpenuhi bukan menciptakan permintaan

—  Perencana komunikasi: memberikan informasi yang cukup agar “konsumen” bisa mengambil keputusan dengan pilihan yang rasional

—  Pemasaran sosial tidak manipulatif bila dipasarkan secara terbuka dan tidak mendistorsi fakta

Model pemasaran sosial, apabila diterapkan secara hati-hati dapat dilihat sebagai proses belajar terus-menerus dari seseorang secara individual, dan mengakomodasi proses partisipasi

McKee (1997) mengusulkan istilah baru “Komunikasi Program” sebagai pengganti Pemasaran Sosial yang berorientasi pada pemberdayaan, untuk menghindari konotasi manipulatif dan berorientasi profit

PERENCANAAN PROGRAM KIE ( P Process)

Tahapan dalam P-Process

  1. Analisis khalayak dan program (ANALYSIS)
  2. Penyusunan rancangan program (STRATEGIC DESIGN)
  3. Pengembangan ujicoba penyempurnaan dan produksi media (DEVELOPMENT, PRETESTING, PRODUCTION)
  4. Penerapan dan pemantauan (MANAGEMENT, IMPLEMENTATION, MONITORING)
  5. Evaluasi dan rancang ulang (IMPACT EVALUATION)

1. ANALISIS KHALAYAK DAN PROGRAM

  1. Mengetahui secara spesifik segmen khalayak (individu, lembaga)
  2. Mengetahui stakeholders program pembangunan
  3. Mengetahui kedudukan KIE: program tunggal (mis KB) atau bagian program secara keseluruhan (mis:COFISH = coastal community development and fisheries resource management project)
    1. KIE hanya dapat mengatasi masalah komunikasi (perilaku)

Kategori Khalayak menurut Kepentingannya

  • —  Orang-orang yang dirugikan atau yang menderita karena masalah tertentu
  • —  Pihak yang diuntungkan oleh suatu masalah
  • —  Penentu kebijakan berkenaan dengan suatu masalah
  • —  Aliansi potensial untuk mengatasi masalah (misal LSM)

5. PENYUSUNAN RANCANGAN PROGRAM

  1. Menentukan tujuan komunikasi (Knowledge, Attitude, Practice)
  2. Mengidentifikasi khalayak sasaran (segmentasi)
  3. Mengembangkan pesan
  4. Memilih media
  5. Merencanakan dukungan sumberdaya, penguatan interpersonal
  6. Menyusun rencana kegiatan (jenis kegiatan, tugas, penanggung jawab, jangka waktu, sumberdaya yang diperlukan)

6. Pengembangan ujicoba, penyempurnaan, dan produksi media

  1. Melakukan ujicoba terhadap khalayak sasaran
  2. Merumuskan pesan lengkap dan bentuk kemasannya
  3. Melakukan ujicoba tahap lanjutan
  4. Melakukan uji ulang terhadap bahan KIE yang ada (sudah pernah dibuat dan akan diproduksi ulang)

7. Perencanaan dan Pemantauan

  • —  Mengelola iklim organisasi
  • —  Menerapkan rencana kegiatan (mis; menyebarluaskan materi komunikasi)
  • —  Memantau hasil program

8. Evaluasi dan rancang ulang

  • —  Evaluasi; apakah tujuan komunikasi telah tercapai
  • —  Mengukur dampak keseluruhan; perubahan perilaku = K,A,P
  • —  Menyusun rancangan ulang (menjaga keberlanjutan)

2 thoughts on “Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s