EKONOMI KELEMBAGAAN

Ekonomi kelembagaan adalah paradigma baru dalam ilmu ekonomi yang melihat kelembagaan (rule of the game) berperan sentral dalam membentuk perekonomian yang effisien.

Ada 2 Macam:

  1. Old Institutional Economics
  2. New Institutional Economics (NIE)

OLD INSTUTITIONAL ECONOMICS

Lahir dari kritikan Thorsten Veblen atas asumsi dasar ekonomi klasik/neoklasik yang dianggapnya lemah. Beberapa asumsi yang dianggap lemah antara lain:

  1. Motif ekonomi melatarbelakangi setiap kegiatan. Setiap aktivitas manusia didasarkan atas perhitungan rasional untung ruginya.
  2. Mendahukukan kepentingan diri sendiri (Self interest)
  3. Persaingan akan meningkakan efisiensi
  4. Private property right merpakan sebuah keharusan
  5. Teori ekonomi klasik mengabaikan faktor-faktor sejarah, sosial dan kelembagaan dalam membangun struktur ekonomi

PANDANGAN VEBLEN

  1. Manusia bukan hanya mahkhluk rasional tapi juga makhluk emosional yang memiliki perasaan, selera, nilai, dan kecenderungan (instink) yang terikat dengan budaya
  2. Selera, perasaan, nilai dan kecenderungan juga mempengaruhi transaksi ekonomi yang dilakukan oleh manusia
  3. Pilihan-pilihan ekonomi juga dipengaruhi oleh lingkungan fisik dan teknologi
  4. Dunia ekonomi tidak dapat lepas atau bahkan dipegaruhi oleh faktor sejarah, sosial dan kelembagaan yang selalu berubah, dinamis
  5. Perkembangan ekonomi selalu dikondisikan baik secara langsung atau tidak langsung oleh keadaan social dan kelembagaan yang melingkupinya

Sejarah dan kelembagaan sosial menentukan struktur ekonomi namun ditempatkan pada posisi berserbrangan dengan neoclassical economics theory (market based economics),

NEW INSTITUTIONAL ECONOMICS (NIE)

Beberapa Kelemahan Ekonomi klasik/neoklasik menurut pandangan NIE :

  • Pasar dapa berjalan dengan sempurna tanpa biaya karena informasi tersebar secara merata sehingga konsumen tahu persis komoditas yang akan dibelinya
  • Persaingan berjalan sempurna sehingga produsen barang dapat menekan harga sehingga murah
  • Transaksi tanpa biaya
  • Penegakan property right tidak memerlukan biaya
  • Mekanisme pasar tak mampu menyelesaikan kasus eksternalitas, commons pool resources dan public goods

PANDANGAN NIE

Untuk dapat berjalan, pasar membutihkan biaya karena informasi bersifat asimetris. Persaingan tidak berjalan sempurna karena tergantung pada ketersediaan informasi dan penguasaan sumber kekuatan (power resources)

  • Transaksi tidak bersifat costless (zero cost)
  • Penegakan property right tidak bersifat costless
  • Mekanisme pasar tak mampu menyelesaikan kasus eksternalitas, commons pool resources dan public goods

New institutionalist mencoba menerangkan politik, sejarah, ekonomi dan kelembagaan sosial seperti pemerintah, hukum, pasar, perushaan (firm), konvensi sosial, keluarga dll dalam bingkai neoclassical economic theory


2 thoughts on “EKONOMI KELEMBAGAAN

  1. Makasih mba, udah nge post ini. Kalo boleh tau referensi yg mba pake apa aj y? Soalnya penjelasan dri post ini sangat mudah dicerna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s