Teknik pencarian informasi dan data untuk media massa

Teknik pencarian informasi dan data untuk media massa

Pepatah “sudah gaharu cendana pula” (sudah tahu bertanya pula) tidak berlaku bagi wartawan pencari berita. Kekhawatiran sumber berita menjawab “Tidak” atau jawaban “tidak bersahabat”. Pada kenyataannya jawaban yang sering didapat “Ya” dan jawaban bernada bersahabat

Tiga cara mendapatkan informasi

  1. Observasi atau pengamatan langsung
  2. Bertanya melalui wawancara
  3. Studi literatur atau penelusuran dokumen

Sumber informasi

  • Memanfaatkan dokumen pemerintah
  • Kantor Humas Pemerintah
  • Memanfaatkan layanan staf humas perusahaan swasta
  • Membeli majalah bekas
  • Memanfaatkan perpustakaan

Sumber informasi

ž  Memanfaatkan dokumen pemerintah

—  BPS

—  Departemen Pertanian

—  Departemen lain

—  Kantor Kepolisian

—  Pemerintah Daerah

ž  Kantor Humas Pemerintah

  • —  membantu dalam tahap awal proses penulisan
  • —  menunjukkan orang atau sumber lain yang dapat ditemui
  • —  memberikan otoritas tentang siapa yang dapat dikutip pernyataannya
  • —  Memanfaatkan koleksi yang dimiliki kantor humas
  • —  Press release dan konferensi pers

Memanfaatkan layanan staf humas perusahaan swasta:

  • —  Staf humas/pr/corporate communication antara lain bertugas melayani pencari informasi (termasuk wartawan)
  • —  Memiliki dokumentasi biografi, company profile (fakta tentang perusahaan)
  • —  Membantu untuk melakukan wawancara dengan pengelola perusahaan (eksekutif)
  • —  Menyediakan bahan-bahan khusus
  • —  Membantu pengecekan terakhir akurasi data pada tulisan, termasuk konfirmasi ke pimpinan
  • —  Press release
  • —  Konferensi pers

Wawancara

Mengapa wawancara penting?

  1. ž  Berita tidak semata melaporkan fakta apa adanya (straight news atau spot news, news flash)
  2. ž  Perlu keterangan lengkap, rincian, opini dari sumber berita
  3. ž  Berita perlu added value
  4. ž  Daya tarik berita

Apa tujuan wawancara?

  1. ž  Mencari informasi
  2. ž  Memperoleh bahan biografi
  3. ž  Mendapatkan opini
  4. ž  Menilai keadaan
  5. ž  Meneliti keadaan
  6. ž  Memperkuat pendapat

Proses wawancara

  1. Persiapan
  2. Wawancara
  3. Mengakhiri wawancara

Langkah-langkah wawancara

  1. Pelajari riwayat hidup
  2. Ketahui fisiknya
  3. Ketahui bakat dan hobinya
  4. Kuasai bahan
  5. Susunlah pertanyaan
  6. Minta waktu
  7. Menjelaskan maksud
  8. Sikap santai
  9. Simpulkan hasilnya
  10. Jagalah kepercayaan  sela- ma wawancara
  11. Jangan memaksakan diri
  12. Jangan menyudutkan nara sumber

Macam wawacara

  1. Man the street interview (wawancara jalanan)
  2. Causal interview (wawancara dadakan)
  3. Personality interview (wawancara pribadi

Wawancara berdasarkan media

  1. ž  Wawancara langsung (tatapmuka)
  2. ž  Wawancara tertulis
  3. ž  Wawancara telepon

Psikologi wawancara

  1. Khusus dan terarah
  2. Diam itu emas
  3. Hargai usia sumber
  4. Jangan menyinggung perasaan
  5. Kenali siapa sumber
  6. Tulis sebagaimana adanya
  7. Tidak rendah diri
  8. Gunakan trik pancingan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s